andiputrifr

andiputrifr

Minggu, 13 Mei 2012

Flashmob Makassar

hahahaiii eoeooo...

kali ini gue sumanga' pemirsa bikin postingan yang satu ini..
ini sekitar keluarga baru gue sekitar 6 bulan yang lalu :D
that's FLASHMOB MAKASSAR..

nah sebelum gue bahas tentang FlashMob Makassar, mungkin ada baiknya kalo gue jelasin dulu "Apa sih tuh FLASHMOB ?"
secara kasat mata FlashMob itu sejenis SHOCKING DANCE yang diterapkan di keramaian.. sebuah FlashMob adalah ketika sekelompok orang, kucuk-kucuk datangnya gak tau dari mana, mulai melakukan tindakan-tindakan tertentu, bisa dance, bisa juga nge-frozen, yang sebelumnnya udah di tentuin. FlashMob ini tuh biasanya pake musik, bisa juga nggak, yaa kayak frozen. Nah tujuan dari FlashMob itu sendiri selain untuk menghibur juga untuk MEMBINGUNGKAN orang-orang di sekitar mereka.. hahahahaa :D *yo yo yooo* AMAZING kan !!!!

S a h a b a T


hi bloggers.. lama tak bersua yah di lapak ini..

rindu ku serasa membumbung tinggi setinggi bludaknya utangku #eh?


kali ini gue pengen cerita, eh bukan cerita.. bisa dibilang sedikit curhat..
hmm.. tp bukan curhat sih.. apa yah.. sharing mungkin yah...
kalian semua pasti pada punya sahabat kan..
nah banyak sedikitnya topik yang pengen gue sharing kan ama kalian adalah soal SAHABAT !
pernah gak sih kalian merasa kalo sekarang ini jaman ato kehidupan tuh keras *ce'ileee keras, batu kali yee keras*
hmm.. kenapa gue bilang kayak gitu, yaa karena MEMANG..
kerasnya hidup bikin kita selalu tertubruk pada masalah yang seharusnya gak jadi masalah.. *mendadak bijak*

Sabtu, 12 Mei 2012

Pendidikan Indonesia Dinilai Kehilangan Arah




Gandang Sajarwo | Lusia Kus Anna | Sabtu, 5 Mei 2012 | 10:38 WIB


KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
 Suasana belajar-mengajar di Kelas 1 SDN Tambora 02 Petang,
Jakarta Barat, Rabu (25/4).
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Dunia pendidikan Indonesia dinilai telah kehilangan arah. Saat ini pendidikan hanya dimaknai sebagai teknik manajerial persekolahan yang hanya menitikberatkan pada kemampuan kognitif dan meminggirkan pendidikan karakter bangsa. Pendidikan semacam itu dinilai hanya akan menghasilkan manusia yang individual, serakah, dan tidak memiliki rasa percaya diri.