Apakah saya terlalu mencintai atau saya telah dibodohi oleh perasaan saya sendiri.
Kesalahpahaman yang berulang kali terjadi antara saya dan dia selalu dengan mudahnya saya luluh karena kata "MAAF" nya. Berulang kali pula saya mencoba mengakhiri tapi saya tidak mudah melakukannya. Tapi mengapa dia dengan mudah melakukan hal membuat saya berniat mengakhiri semuanya.
Jika dia mencintai saya, apakah dia dengan mudah melakukan kesalahan dan semudah itu juga dia melontarkan maaf. Apa itu Cinta? Bukankah cinta membuat seseorang menjadi takut menyakiti orang yang dicintainya? Bukankah cinta membuat seseorang peka terhadap perasaan orang yang dicintainya? Bukankah.... ah sudahlah.
Saya lelah berpura-pura tidak marah, saya lelah berpura-pura bahagia. Apa ini cinta? Saya pun tidak tau. Saya merasa bodoh. Untuk kesekian kalinya. Tapi saya tidak berdaya.
Mencoba mempertahankan, tapi entah bagaimana caranya. Rasanya ingin sekali berteriak sekencang-kencangnya, marah sehebat-hebatnya, menangis sesendu-sendunya. Saya lelah. Lelah sekali...