andiputrifr

andiputrifr

Jumat, 24 Juli 2015

PEMBODOHAN

Hai pembaca ku yang baik hati..

Saya bingung mau memulai postingan ini dari mana. Kata "Mudah" menggerakkan saya menulis ini. Menurut kalian mengapa seseorang jika terlalu mencintai, dia mudah memaafkan meskipun hatinya sakit. Dan mengapa jika seseorang tau bahwa dirinya begitu dicintai, dia berbuat seenak jidatnya! Ini lagi gak marah yah. Gak marah kok. Dikit aja. Hehe..

Kenapa sih janji itu mudah sekali terucap dan semudah itu juga diingkari. Geram saya. Apakah orang-orang yang mudah mengingkari janji atau melupakan perkataannya belum pernah merasakan akibat diperlakukan seperti itu? Atau karena mereka tidak peduli dengan perasaan orang lain? Sehingga mereka mudah melakukan hal-hal menyebalkan seperti itu. Atau jangan-jangan orang-orang seperti diciptakan Tuhan untuk menguji kesabaran orang lain. Hmm.. Kalo itu alasan Tuhan, memang masuk akal.

Di dunia ini harus selalu ada perbedaan dalam setiap titik. Agar kehidupan tidak monoton. Jika semuanya adalah penjual maka tidak ada pembeli, iya kan? Tapi dibalik perbuatan menyebalkan itu apakah sedikitpun mereka tidak menggunakan pikiran dan perasaannya? Mungkin iya mereka menggunakan pikiran, tapi sebatas untuk melakukan hal menyebalkan itu, bukan untuk memikirkan dampak perbuatannya. Huuuft.
Perasaan seseorang yang terlalu mencintai akhirnya disalahgunakan oleh yang merasa sangat dicintai. Terus saja berjanji dan kemudian ingkari. Iya terus saja begitu sampai bumi menjadi kotak.

Percaya. Pembodohan!